Saat ini beternak merupakan salah satu usaha yang banyaka digeluti oleh sebagian masyarakat untuk menambah pemasukan mereka setiap bulannya. Namun setiap usaha yang didirikan tidaklah instan dan mudah dilewati begitu saja. Sudah pasti banyak perjuangan dan rintangan disana. Oleh sebab itu para pengusaha membutuhkan tekad dan usaha yang kuat. Termasuk juga dalam beternak ulat hongkong yang biasa untuk pakan burung.

Beternak ulat hongkong memang susah susah gampang ya, mengingat cukup banyak sekali para pemuda atau para ayah yang gemar memelihara burung maka ulat hongkong lah yang menjadi aset penting dijadikan sebagai pakan burung agar memiliki suara yang bagus.
Sehingga sangat menguntungkan sekali ketika anda mau mengembangbiakkan ulat hongkong. Adapun untuk mencapai kesuksesan dalam beternak ulat hongkong tentu ada beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu modal, tempat beternak, ilmu dan makanan. Makanan memang sangat berpengaruh untuk mencapai keberhasilan dalam beternak. 
Sebenarnya tidak ada makanan khusus untuk ulat hongkong, anda memberikan makanan apapun akan tetap dimakan oleh si ulat hongkong. Namun pastinya setiap pakan yang diberikan memiliki kekurangan dan kelebihan ya serta kandungan gizi yang berbeda beda. Jenis pakan ulat hongkong bisa berupa voer, pellet, sayuran, buah, ampas tahu dan sebagainya.

Makanan Untuk Ulat Hongkong yang Bagus Biar Cepet Ganti Kulit

Makanan Untuk Ulat Hongkong yang Bagus Biar Cepet Ganti Kulit

Setiap peternak tentu menginginkan hewan ternaknya cepat besar dan sehat agar segera panen. Nah, yang menentukan cepat besar dan sehat adalah faktor makanan yang kita berikan. Memang ulat hongkong akan memakan apa saja yang ada. Tetapi belum tentu pakan tersebut bisa membuatnya cepat besar. 
Lalu pakan apa supaya si ulat cepat besar dan cepet ganti kulit? Menurut pengalaman beberapa peternak ulat hongkong, makanan yang tepat, bagus, bergizi dan membuat cepat besar adalah voer atau pellet BR1. Voer ini bentuknya butiran butiran kecil yang biasa dimakan ayam atau bebek. Kandungan gizinya snagat bagus dan menyehatkan serta membuat ulat hongkong cepat besar. Apa kelebihan dari voer atau pellet BR1 untuk ulat hongkong?

1. Voer Tidak Mudah Basi


Bila dibandikan dengan ampas tahu yang teksturnya basah, voer lebih awet dan tahan lama. Tidak mudah basi sehingga kita bisa memberikan voer 2 hari sekali. Karena tekstur voer berupa butiran kering dan hanya ditaburkan di kandangnya saja.

2. Tidak Mudah Jamuran

Voer atau pellet memiliki tekstur kering sehingga tidak mudah terhinggapi jamur. Kecuali jika voer tersebut anda kasih air maka bisa saja terkena jamur karena terlalu lembab. Tetapi hal itu tidak perlu anda lakukan, cukup taburkan saja voernya di box ulat hongkong tanpa diberi air.

3. Voer atau Pellet BR1 Mudah di Dapatkan

Daripada susah payah cari sayuran dan juga mudah basi lebih baik cari yang mudah saja. Seperti voer yang sangat mudah dibeli dan ditemukan di petshop atau toko pakan hewan ternak. Harganya terjangkau dan berkualitas.

4. Kandungan Nutrisinya Lengkap

Jika kita lihat pada kemasan pakan voer ada banyak sekali kandungan nutrisi dan gizi yang sudah tertulis secara lengkap. Mulai dari vitamin, karbohidrat, kalsium dan sebagainya. Terlebih lagi voer ini buatan pabrik yang tentunya takaran gizi sudah diperhitungkan untuk membuat ulat hongkong subur, sehat dan cepat besar sehingga lebih cepat panen.
Itulah beberapa kelebihan dari pakan voer atau pellet BR1 untuk ulat hongkong. Voer ini bisa diberikan ke ulat hongkong jenis apa saja. Entah ulat hongkong yang sudah dewasa, baru saja menetas ataupun yang sudah berubah menjadi kumbang atau kepik. Adapun minumannya bukan air putih ya, tapi sayuran yang mengandung banyak air seperti labu siam. 
Cara memberikan makanannya cukup ambil segenggam voer yang sekira bakal habis dalam kurun waktu satu hari, lalu taburkan ke dalam box atau kandang ulat hongkong. Jika ingin memberi makanan lagi, pastikan voer sebelumnya benar benar sudah habis lalu dibersihkan baru dikasih makanan yang baru. 
Untuk minumnya terserah anda memakai jenis sayur apa. Namun menurut pengalaman lebih bagus dengan labu siam yang kandungan airnya cukup banyak serta tidak mudah basi. Cara memberinya dengan memotong labu siam kecil kecil lalu letakkan saja di kandangnya. Tunggu sampai habis baru diberi lagi.
Baiklah teman teman semoga artikel ini bermanfaat ya. Selamat mencoba dan silakan share artikel ini bila bermanfaat. Terimakasih.

Leave a Comment