Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Murai Batu Pasca Lomba dan Drop Mental

Bagi kalian para pecinta murai pasti menginginkan burung murai yang memiliki suara yang bagus. Sudah barang tentu memiliki burung murai yang suaranya bagus bisa memenangkan lomba kicau. Namun beberapa kasus ada burung yang mengalami drop mental setelah lomba. Hal ini ada beberapa penyebab dari mentalnya drop murai tersebut. Tapi jangan khawatir karena ada pengobatan khusus bagi murai yang mengalami drop mental. Simak terus yaa..

Cara Merawat Murai Batu Pasca Lomba dan Drop Mental


Sebelum melakukan pengobatan pada murai yang drop mental kalian harus tahu ciri-ciri burung murai yang mengalami gangguan tersebut. Ciri-cirinya sebagai berikut :


  • Performa atau kualitas kicaunya akan terdengar buruk.
  • Memburuknya kualitas dan performa kicauan dari burung tersebut.
  • Berubahnya tingkah keseharian secara signifikan.
  • Burung mengalami intensitas penurunan bunyi bahkan sampai tidak mau bunyi.
  • Burung menjadi lebih giras ketika dilihat dan terkadang ketakutan.
  • Nafsu makan menurun ada juga kasus sampai tidak mau makan.


Jika anda mendapati burung yang memiliki ciri seperti diatas bisa dipastikan burung Anda mengalami drop mental.

Adapun cara merawat dan pengobatannya, anda bisa melakukan tips berikut ini

1. Kerodong burung



Ketika anda mendapati burung murai yang mengalami drop mental, sahabat kicau dapat melakukan cara kerodong. Setelah anda berikan kerodong letakkan jauh dari kawan-kawannya, karena kicau dari temannya itu akan memperburuk mentalnya. Dan jangan lupa berikan tempat yang benar-benar tenang dari suara apapun jika memungkinkan.

2. Pemberian Makan dan Nutrisi Tambahan


Berikan pakan jangkrik sebanyak 5 ekor di pagi dan sore hari. Berikan juga tambahan extra food seperti kroto tiga kali seminggu dan yang terakhir berikan kelabang sebanyak 2 ekor setiap satu minggu sekali. Multivitamin tambahan juga harus diberikan dengan testobird booster untuk mengembalikan metabolisme tubuh.

3. Perdengarkan Audio Brainwave untuk Terapi.


Audio brainwave sebagai terapi banyak digunakan untuk relaksasi pada manusia ataupun hewan. Manfaatnya pun sudah banyak yang merasakan. Perdengarkan audio ini pada murai yang stress, macet bunyi setelah pertandingan. Audio-audio brainwave bisa didapatkan melalui Google. Frekuensi yang digunakan dikenal dengan sebutan Alpha, Theta dan Delta.

4. Mandikan Burung Murai


Mandikan burung setiap 2 hari sekali saja dan usahakan lakukan secara teratur. Burung yang sedang sakit tidak boleh sering dimandikan, bahkan ketika burung stres tidak dimandikan sama sekali. Untuk mengatasi murai batu yang macet bunyi anda bisa melihat artikel kami sebelumnya ya guys.


Lakukan tips diatas secara teratur sampai murai anda dapat berkicau lagi ya kicau mania. Semoga tulisan di atas bermanfaat dan dapat membantu anda sekalian dalam mengembalikan kicauan indah murai anda. Bye.. 

Berlangganan via Email