Mengenal Burung Kepodang, Klasifikasi, Habitat dan Ciri Cirinya

Konon ada yang mengatakan kalau ibu hamil mengkonsumsi burung kepodang maka anaknya yang lahir akan berwajah tampan atau cantik. Saya sendiri belum tahu apakah itu mitos atau fakta. Pada intinya burung kepodang identik dengan keindahan dan menawan.

Di artikel kali ini hobinatang.com akan membahas terkait burung kepodang mulai dari klasifikasinya, habitatnya, ciri cirinya serta cara merawatnya. Oleh sebab itu, baca sampai selesai ya. Jangan dilewati nanti ada pembahasan yang tertinggal loh.

Mengenal Burung Kepodang dan Cara Merawatnya


Berikut ini ada beberapa ulasan dari kami terkait burung kepodang beserta ciri ciri dan cara merawatnya.

1. Klasifikasi Burung Kepodang


mengenal burung kepodang, klasifikasi dan ciri cirinya

Burung kepodang cukup terkenal di kalangan masyarakat jawa khususnya jawa tengah. Mereka biasa menggunakan burung kepodang untuk acara atau tradisi merayakan 7 bulan kehamilan seseorang.

Banyak di kalangan mereka yang mempercayakan kepodang sebagai simbol kekompakan, kecantikan, kelembutan dan keharmonisan. Hal itu dikarenakan burung kepodang memiliki bulu yang sangat cantik dan kicauan yang indah.

2. Habitat Burung Kepodang


Awal mula ditemukan burung kepodang berada di dataran tinggi, hutan laut, hutan mangrove dan hutan terbuka. Anda bisa menemukannya di daerah Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

Meskipun di beberapa daerah lumayan sulit ditemukan itu bukan berarti burung kepodang sudah mulai punah ya. Sebab, masih banyak di daerah lain. So, cari saja ke area pulau yang kami sebutkan di atas.

Dulu burung kepodang mulai tersebar di wilayah Bangladesh, China, Rusia, Myanmar, Laos, Korea, India kemudian Indonesia.

3. Makanan Burung Kepodang


makanan burung kepodang

Burung kepodang termasuk burung kicau yang mana jenis makanannya pun tak jauh dari pakan burung kicau lainnya. Yakni buah buahan seperti pisang dan pepaya, biji bijian, serangga kecil seperti jangkrik dan juga ulat bumbung serta ulat pohon pisang. Anda juga bisa memberinya makanan tambahan seperti kroto dan vitamin untuk menjaga stamina burung kepodang agar tetap sehat dan kuat.

4. Populasi Burung Kepodang


Burung kepodang bisa dibilang semakin menurun keberadaannya. Dulu burung kepodang hanya bisa didapat di area Jawa tepatnya di Yogyakarta. Namun sekarang malah sudah punah, sehingga seringkali didapat dari luar jawa seperti Sumatera dan Sulawesi.

Meski dibilang akan punah, banyak sekali yang berminat memelihara burung kepodang. Hal ini dikarenakan bentuk tubuh dan warnanya yang indah serta kicauannya yang bagus. Walaupun harganya dibanderol cukup mahal tetap tidak mengurangi minat masyarakat untuk membudidayakannya. Umumnya mereka menjadi kepodang sebagai burung hias di depan rumah mereka.

5. Ciri Ciri Burung Kepodang


mengenal burung kepodang, klasifikasi dan ciri cirinya

Ciri ciri burung kepodang cukup unik dan sangat indah. Warna bulunya merah jambu disertai warna kuning cerah pada bagian tubuhnya. Ukuran panjang tubuhnya kurang lebih 30 cm, untuk paruhnya sendiri saja sekitar 3 cm.

Burung kepodang memiliki ciri khas sendiri yakni terdapat lingkar hitam di area mata serta warna hitam di bagian ekornya. Gimana temen temen, indah kan burungnya? Adapun cara membedakan burung kepodang jantan dan betina, kami sudah menuliskannya di artikel sebelumnya ya.

6. Karakter Burung Kepodang


Selain mempunyai tubuh yang bagus dan menawan. Burung kepodang juga memiliki karakter yang unik loh. Ia bisa menirukan suara burung kicau lainnya seperti suara burung raja pisang, burung pentet dan lainnya.

Maka dari itu burung kepodang ini memiliki fans yang sangat banyak, ia bahkan juga berkicau sangat indah, nyaring dan cukup keras. Sehingga meramaikan rumah anda setiap hari.

Di sisi lain burung kepodang lebih suka hidup berpasangan. Dan burung kepodang betina lebih suka berada di ranting pohon dengan membuat sarang yang sangat bagus, rapi dan indah. Maka tak salah lagi jikalau banyak yang menyebutnya sebagai burung pesolek alias suka berdandan rapi.

Hal itu juga disebabkan karena mereka pandai menjaga kebersihan dan kerapihan diri serta sarangnya. Wow, mantap kan?

7. Cara Merawat Burung Kepodang


Burung kepodang dikatakan burung pesolek yang menyukai keindahan, kebersihan dan kerapian. Oleh karena itu anda harus pandai merawatnya agar tetap tampil bersih dan menawan. Tidak sulit kog, caranya sama seperti merawat burung kicau lainnya. Yakni rajin memandikan, membersihkan kandangnya, menjemurnya di bawah matahari pagi, memberinya makanan secara rutin dan bergizi.

Untuk cara memandikan burung kepodang sama seperti memandikan burung lainnya ya. Kami sudah sangat sering membahasnya di web ini. Cukup dengan disemprot menggunakan spray dan jangan diguyur langsung dengan gayung nanti burungnya kedinginan dan bisa mati. Mandikan burung kepodang setiap pagi hari sekitar pukul 08.00.

Setelah mandi, jemur burung kepodang selama kurang lebih 30menit sambil ditemani dan diajak ngobrol ya supaya ia rajin berkicau dan akrab dengan pemiliknya.

Sehabis dijemur bawa kembali masuk rumah dan berikan makanan untuknya bisa berupa buah, biji atau serangga kecil. Biarkan mereka bermain dan berkicau sesuka hati dan jauhkan dari predator yang dapat mengganggu aktifitas si burung.

Oh iya, kalau burung kepodang itu baru saja dibeli, jangan langsung diajak main ya. Biarkan ia beradaptasi dulu dengan cara meletakkannya di tempat yang sejuk dan nyaman. Sediakan wadah makan dan minum serta rajin mengunjunginya agar ia kenal dengan tuannya. Selain itu jaga selalu kebersihan kandang agar tetap nyaman.

Baiklah teman teman sampai disini dulu ya ulasan dari kami tentang burung kepodang beserta cara perawatannya. Semoga berhasil dan jangan cepat putus asa saat menjinakkannya. Terimakasih. 
Lihat Komentar