HoBinatang

Perawatan dan Informasi Hewan Peliharaan

15 Tanaman Akuarium yang Mudah Didapat dan Dirawat Ada di sekitar kita

Tanaman akuarium yang mudah didapat- Penggemar aquascape tentu sudah tahu tentang manfaat tanaman untuk akuarium yang akan dijadikan aquascape itu sendiri. Selain hardscape batu, kayu atau karang tanaman juga berperan penting dalam mempercantik suatu landscape (pemandangan) di dalam air sehingga tercipta simulasi alam nyata yang indah. Seperti terciptanya perbukitan di dalam air, kondisi hutan di dalam air dan masih banyak lagi tema-tema yang dapat diterapkan menggunakan media tanaman air.

Untuk itu siapa saja yang mau membuat seni aquascape membutuhkan yang namanya tanaman. Namun sayangnya tanaman akuarium tidak didapat secara gratis, bahkan sebagian besar jenis tanaman aquascape dijual dengan harga yang cukup tinggi untuk ukuran menengah ke bawah. Maka dari itu di sini Hobinatang.com akan memberikan daftar tanaman akuarium dan aquascape yang mudah didapat.

Karena setelah saya telusuri ternyata ada sekitar 10 lebih jenis tanaman akuarium yang ada di sekitar kita. Malah tanaman tersebut lebih mudah dirawat dan tahan lama di dalam aquascape.

Jenis Tanaman Akuarium yang Mudah Didapat Ada di Sekitar Kita


Tanaman Akuarium yang Mudah Didapat dan Dirawat

Banyak tanaman air yang bisa kita temui di sekitar kita. Rata rata tanaman tersebut tumbuh di tepi sungai, sawah, danau, pinggiran batu sungai atau wilayah-wilayah perairan daerah anda. Makanya ada istilah "hunting" tanaman aquascape. Istilah itu dipakai saat mau mencari tanaman di sungai. Apa saja tanaman air yang mudah dicari?

1. Tanaman Piptospatha Sp


Tanaman Akuarium Piptospatha Sp

Daftar pertama adalah piptospatha sp, tanaman ini banyak ditemukan di pinggiran air terjun atau di pinggiran sungai. Biasanya dia tumbuh di samping batu alias nempel di sekitar batu batuan. Bentuk daunnya cakep hampir mirip tanaman anubias (tanaman asli Afrika). Yang pasti piptospatha bisa dijadikan foreground aquascape (tanaman yang ada di bagian depan/karpet).

Tanaman Akuarium Piptospatha Sp

Untuk mencarinya tidak perlu pusing, karena tumbuhan tersebut banyak ditemukan di Indonesia, terutama bagian Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Selain itu tanaman pipto juga mudah beradaptasi di berbagai kondisi.

2. Tanaman Sungai Cryptocoryne Pontederifollia


Tanaman Akuarium Cryptocoryne Pontederifollia

Tanaman yang terkenal mudah dirawat dan tahan lama meski dalam kondisi rendah CO2 adalah cryptocoryne. Genus cryptocoryne mempunyai banyak jenis, salah satu yang paling mudah didapat yaitu jenis Pontederiifolia. Mempunyai nama ilmiah "Cryptocoryne Pontederiifolia" dari keluarga Araceae.

Cryptocoryne pontederiifolia berasal dari wilayah tropis Asia seperti Kalimantan dan Sumatra Barat. Memiliki tingkat perawatan yang mudah dan berkebutuhan cahaya rendah (low light). Namun meski tanaman ini dapat tumbuh normal tanpa pencahayaan tinggi, akan lebih optimal jika diberi pencahayaan sedang-tinggi serta dilengkapi CO2 injection.

Menurut pengalaman tanaman cryptocoryne pontederiifolia cocok dijadikan foreground/midground pada aquascape. Sebab ia bisa tumbuh 5cm hingga 12cm.

Baca juga: Jenis Tanaman Aquascape tanpa CO2 dan Low Light

3. Tanaman Bacopa Monnieri ada di Sekitar Kita


Tanaman aquascape Bacopa Monnieri

Tanaman aquascape Bacopa Monnieri

Bacopa monnieri adalah nama ilmiah dari Dwarf Bacopa, Moneywort atau Water Hyssop. Tanaman ini berasal dari genus bacopa termasuk keluarga plantaginaceae. Tidak diragukan lagi bahwa bacopa monnieri mudah dicari karena jenis tumbuhan ini ada di seluruh dunia. Biasanya tumbuh di sekitar sungai, danau maupun di pinggiran kolam kolam kecil.

Perawatannya tidaklah sulit, kalian bisa memberikan cahaya sedang dengan kebutuhan CO2 yang sedang. Karena di alam nyata sendiri bacopa monnieri sering terendam air hujan seluruhnya, sehingga kalian tidak perlu khawatir tanaman ini tidak bisa tumbuh di dalam air.

4. Tanaman Bucephalandra Sp


Tanaman Akuarium Bucephalandra Sp

Tanaman Akuarium Bucephalandra Sp

Tanaman bucephalandra merupakan salah satu tanaman yang mudah dirawat dan mudah ditemukan di sekitar kita. Tanaman ini masih tergolong famili araceae. Jadi satu keluarga dengan Cryptocoryne. Lihat saja bentuk daunnya saja hampir sama spesies cryptocoryne.

Di Indonesia sendiri bucephalandra sering disebut "Buce". Banyak ditemukan di daerah tropis seperti Kalimantan dan sekitarnya. Berhubung tingkat pencahayaan yang dibutuhkan tanaman buce rendah, maka tanaman ini tidak membutuhkan perawatan khusus. Sangat cocok untuk para pemula.

5. Egeria Densa Tanaman yang Mudah di Dapat


Tanaman Akuarium Egeria Densa

Egeria densa juga termasuk tanaman yang sangat mudah sekali didapatkan dan dirawat. Bahkan mungkin di belakang rumah anda juga ada, di pinggiran sungai dan di kebun. Mulanya tanaman egeria densa ini pertama ditemukan di negara Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Namun saat ini sudah banyak ditemukan di Indonesia sekalipun di desa pelosok. Jika anda tinggal di kota sebaiknya beli saja, banyak dijual di toko tanaman aquascape dengan harga murah.

Manfaat dari egeria densa mampu menyerap nutrisi yang berlebihan dalam air, sehingga membuat kondisi air tetap stabil, normal dan ikan ikanpun hidup sehat dan nyaman serta mampu mengoksidasi air akuarium. Di sisi lain, anda harus rajin memangkasnya, sebab ia juga sangat cepat pertumbuhannya.

6. Tanaman Hydrocotyle Sp


Tanaman Akuarium Hydrocotyle Sp
hydrocotyle verticillata

Tanaman Akuarium Hydrocotyle Sp
hyerticillata tripartita

Hydrocotyle termasuk tanaman yang tumbuh liar di Indonesia, sering dijumpai di area sungai, danau dan rawa. Ciri khas dari tanaman hydrocotyle adalah memiliki daun bulat seperti ginjal dan terdapat belahan pada tepi daunnya. Namun belahan pada tepi tersebut tidak semua sama. Ada yang dalam ada pula yang tidak, tergantung jenis hydrocotyle itu sendiri.

Untuk jenis hydrocotyle verticillata memiliki belahan yang tidak terlalu dalam, adapun jenis hyerticillata tripartita terdapat gigi (belahan) yang dalam. Silahkan bisa anda lihat sendiri pada gambar di atas. Adapun soal perawatan, tergolong mudah tumbuh dan tahan lama meski kebutuhan CO2 dan cahaya rendah. Pokoknya cocok diletakkan di tengah (midground).

7. Jenis Marsilea Crenata


Tanaman untuk Akuarium Marsilea Crenata

Selain dijadikan menu kuliner, ternyata tanaman marsilea crenata juga bisa dijadikan tanaman akuarium yang aquatic dan eksotis. Mempunyai bentuk yang mirip dengan tanaman hydrocotyle sp. Di Indonesia sendiri tanaman ini disebut dengan Semanggi.

Banyak didapati di daerah perairan Indonesia seperti sawah, sungai, rawa dan danau. Jika ditaroh di dalam akuarium bisa menjadi tanaman kerpet atau foreground. Bedakan ya, marsilea memiliki 4 gigi di setiap ganggangnya. Jangan salah membedakan semanggi sama hydrocotyle. hehe

8. Tanaman Java Fern (Microsorum Pteropus )


Tanaman Akuarium Java Fern

Java fern atau nama ilmiahnya Microsorum Pteropus merupakan tanaman aquascape yang banyak digunakan oleh scaper. Selain mudah didapat, tanaman ini juga mudah dirawat. Tidak terlalu membutuhkan banyak CO2, awet dan termasuk tanaman yang kuat hanya saja pertumbuhannya sangat lambat.

Tanaman java fern alias pakis ini berasal dari Asia Tenggara, jadi tak heran kalau kalian sering menjumpai di pinggiran sungai dan rawa rawa. Kelebihan dari tanaman tersebut ialah dapat tumbuh baik di bawah cahaya yang rendah hingga tinggi serta arus air rendah sampai tinggi. Pertumbuhannya yang lambat juga sangat bermanfaat bagi tanaman lain, karena tidak menyerang serta anda tidak repot repot harus memangkasnya secara rutin.

Oh ya, tanaman java fern dapat tumbuh mencapai 20-35 cm serta bisa diletakkan di posisi foreground, midground dan background.

9. Tanaman Water Wisteria (Hygrophila Difformis)


Tanaman Akuarium Water Wisteria

Jenis tanaman water wisteria merupakan salah satu tanaman akuarium yang sangat mudah dicari di sekitar anda. Apalagi buat sobat yang rumahnya dekat dengan sungai dan kebun. Sudah tentu di sana banyak sekali tanaman akuarium yang bagus dan menarik. Termasuk water wisteria yang sifatnya mudah menyebar dan tumbuh dengan baik menjadi karpet alami. Di sisi lain tanaman yang memiliki nama latin hygrophila difformis ini mudah dirawat, sehingga sangat kami rekomendasikan untuk pemula.

10. Ceratopteris Cornuta


Tanaman Akuarium Ceratopteris Cornuta

Tanaman Ceratopteris Cornuta merupakan salah satu tanaman yang berasal dari alam liar di Asia, termasuk Indonesia. Tanaman tersebut sangat mudah didapatkan di sungai dan rawa. Bahkan uniknya lagi, tanaman ceratopteris sering dimanfaatkan masyarakat sebagai sayuran untuk konsumsi.

Perlu sobat ketahui, tanaman ini akan tumbuh dengan baik dan cepat apabila dalam keadaan terapung. Karena memang hakikat tanaman ini hidupnya terapung. Meski begitu, anda juga bisa menancapkan ke dalam substrate. Namun resikonya pertumbuhannya menjadi lambat.

Adapun masalah pencahayaan dan CO2, tanaman ceratopteris cornuta hanya membutuhkan cahaya dan co2 rendah hingga sedang. Sebab  jika cahayanya tinggi dan nutrisinya terlalu banyak malah menyebabkan tanaman itu mati.

11. Lindernia Rotundifolia


Tanaman Akuarium Lindernia Rotundifolia

Tanaman aquascape yang mudah didapatkan dan cukup populer adalah jenis lindernia rotundifolia. Tanaman ini berbentuk bulat telur, daun berwarna hijau gelap. Biasanya banyak ditemukan di pinggiran sungai, sawah dan rawa rawa. Dalam perawatannya membutuhkan cahaya sedang hingga tinggi. Perlu anda ketahui, tanaman tersebut berasal dari Asia termasuk Indonesia. Sedangkan tingkat pertumbuhannya juga lumayan lambat.

12. Tanaman Homalomena


Tanaman Akuarium Homalomena

Jenis tanaman mudah didapat yang keduabelas adalah Homalomena. Merupakan tumbuh yang sering ditemukan di alam liar semisal pinggiran sungai, tepi danau, hutan atau gunung. Di Indonesia tanaman ini menjadi obat herbal, terutama yang jenis occulta. Adapun untuk Aquascape biasanya menggunakan jenis homalomena sp red.

Kalau kalian mencari dan mendapatkan tanaman aquascape ini di sungai, ambil saja karena cocok untuk midground. Di samping itu menurut teman teman tanaman homalomena banyak diminati oleh penggemar Aquascape di luar negeri, seperti Jepang dan lain sebagainya. Jadi potensi expor.

13. Java moss (Taxophyllum Barbieri)


Tanaman Akuarium Java moss

Tanaman java moss juga termasuk tanaman moss yang mudah didapat dan dirawat. Sebab hanya membutuhkan CO2 tingkat rendah serta pecahayaan yang rendah pula. Bahkan tanpa CO2 pun tanaman java moss masih tetap bisa tumbuh dengan baik, hanya saja sangat lambat. Asal mula tanaman ini dari Asia Tenggara, dan saat ini sudah tersebar luas di alam liar Indonesia.

Baca juga: 17 Jenis Moss untuk Aquascape

Sampai saat ini banyak yang menjumpai tanaman ini di alam liar. Kalau di daerah saya, java moss kerap muncul di bebatuan, kayu apung di sungai dan rawa. Kelebihan tanaman java moss ialah mudah beradaptasi dengan segala kondisi air meski low light.

14. Tanaman Akuarium Christmas Moss


Tanaman Akuarium Christmas Moss

Christmas moss tanaman yang berasal dari India, Jepang dan Thailand saat ini sudah tersebar di seluruh alam liar termasuk Indonesia. Bentuknya mirip sekali dengan pohon natal. Anda bisa menemukan tanaman ini di pinggir sungai dan tanah yang ada di hutan.

Chritsmas moss mempunyai sebutan lain yaitu xmas moss. Di negara kita tumbuhan moss satu ini tergolong banyak peminatnya. Umumnya dijadikan sebagai tanaman karpet namun ada juga sebagian yang menggunakannya sebagai background. Menurut saya tanaman tersebut sangat cocok untuk dicari pemula. Karena mudah ditemukan dan perawatannya juga mudah. Cukup dengan pencahayaan yang rendah maka sudah bisa tumbuh dengan baik.

15. Sirih Gading (Epipremnum Aureum)


Tanaman Akuarium Sirih Gading

Sirih gading merupakan tanaman yang biasa ditanam di pot pot atau pekarangan. Sebab, tanaman ini sifatnya merambat. Sehingga juga sangat cocok dijadikan tanaman hias di aquascape dengan cara dirambatkan di kayu apung maka hasilnya akan indah.

Tanaman sirih gading apabila diletakkan di pot maka daunnya akan mengecil. Ciri khas dari tanaman ini ialah daunnya berbelang dengan warna kuning muda hingga kuning pucat. Sejarah mengatakan bahwa sirih gading memiliki nama latin yang berbeda beda. Namun saat ini nama latin dari sirih gading ialah epipremnum aureum.

Itulah 15 tanaman akuarium yang dapat kalian cari dengan mudah di alam liar seperti sungai rawa-rawa sawah atau danau. Saya rasa semua tanaman di atas mudah dipelihara dan dirawat oleh pemula. Di situs kami juga tidak memasukkan tanaman anubias ke dalam daftar tanaman yang mudah dicari di alam liar sebagaimana situs lainnya. Karena bagi saya tanaman tersebut berasal dari Africa, bukan dari Indonesia. Sehingga hampir tidak dijumpai di negara kita. Kecuali kalau dipelihara secara personal. Untuk membuat aquascape yang baik silakan baca artikel kami, cara membuat aquascape sederhana untuk pemula.

2 Komentar 15 Tanaman Akuarium yang Mudah Didapat dan Dirawat Ada di sekitar kita


  1. Terima kasih atas infonya sangat bermanfaat, ditunggu info bermanfaat selanjutnya. Jangan lupa kunjungi website kami juga ya di http://bagusaquaticfarm.com/
    semoga sukses selalu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok om, terimakasih kunjungan nya.

      Delete

Kirim masukan atau pertanyaan di kolom komentar dengan:

1. Bahasa yang baik dan jelas.
2. Tidak mengandung spam p*rn*grafi, j*di atau lainnya.
3. Budayakan membaca sebelum berkomentar.
4. Centang kolom NOTIFY ME atau INGATKAN SAYA agar kalian bisa membaca balasan kami.

Back To Top